ANAK-ANAK BELAJAR BERLINDUNG DIRI DARI BENCANA

ANAK-ANAK BELAJAR BERLINDUNG DIRI DARI BENCANA

Tak lama kemudian sirine kedua berbunyi, anak-anak berlarian keluar dengan tertib menuju titik kumpul. (sumber foto : Tim BPBD Jawa Timur)

(Mitigasi Bencana YDSF dan BPBD Jatim bersama KB-TK Al Muslim Sidoarjo)

SIDOARJO, JAWA TIMUR (04/03)  - Bunyi sirine tanda bahaya gempa berkumandang di KB-TK Al Muslim, Wadungasri Sidoarjo, anak-anak yang sedang belajar dikelas dengan cepat mencari perlindungan di bawah kolong meja sambil memegangi kepala. Tak lama kemudian sirine kedua berbunyi, anak-anak berlarian keluar dengan tertib menuju titik kumpul. 

Itulah serangkaian kegiatan simulasi dan mitigasi bencana yang diadakan hari ini. Yayasan Dana Sosial al Falah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD jatim) memberikan edukasi dan sosialisasi di KB-TK Al Muslim Sidoarjo. Selain simulasi juga diberikan materi kebencanaan oleh Subandi, SH (Bidang Pencegahan BPBD Jatim), pemutaran video animasi bencana bersama kak Alfin (Relawan mitra BPBD Jatim, ketua Komunitas Tanggap Darurat). 

“Kendala saya rasa tidak ada, karena dari dulu saya menyukai dan sering berinteraksi dengan anak-anak kecil. Saya senang mereka sangat antusias belajar tentang mitigasi dan simulasi ini. Apalagi materi yang saya sampaikan lebih banyak bermain ketimbang materi,” kata Alfin (Relawan mitra BPBD Jatim, ketua Komunitas Tanggap Darurat). 

Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kekmampuan menghadapi ancaman bencana (pasal 1 ayat 6 PP No. 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan penanggulangan Bencana. 

Tujuannya:
- Mengurangi dampak yang ditimbulkan , khususnya bagi penduduk
- Sebagai landasan (pedoman) untuk perencanaan pembangunan
- Meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi serta mengurangi dampak/resiko bencana, sehingga masyarakat dapat hidup dan bekerja dengan aman. 

Sekitar 140 siswa-siswi KB TK ini begitu antusias mengikuti serangkaian acara, karena tak sekedar materi kebencanaan yang diberikan, tapi juga praktek diselingi bermain. Siti Aminah (kepala KB- Tk Al Muslim Sidoarjo) Wadungasri Waru menyampaikan kegembiraannya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Indonesia merupakan daerah rawan bencana terutama daerah Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya. Maka menurut kami itu adalah penting untuk memberikan pembekalan bagi anak-anak. Mereka juga prak tek beserta para guru simulasi gempa, dan itu pasti sama anak-anak akan diingat selalu,” kata Siti Aminah. 

Subandi, SH. selaku Bidang Pencegahan BPBD Jatim memberikan pesan, khusus Sidoarjo potensinya adalah Puting Beliung dan banjir. “Saya mengharap mulai dini warga Sidoarjo khususnya bisa mengenali, menyikap potensi yang sebetulnya terjadi di wilayah masing-masing. Makanya di sekolah KB TK ini seusia dini sudah dibekali masalah mitigasi bencana, pengurangan resiko bencana,” kata Subandi. 

#SiapUntukSelamat
#BudayaSadarBencana
#KitaJagaAlamJagaKita
#HKB2020
#HKB26April 

(sumber : Tim BPBD Jawa Timur)

 

Share Berita

Dipost Oleh W Suratman

Staf Pusdalops BNPB

Post Terkait

Tinggalkan Komentar