Ayo, Libatkan Dirimu dalam Kesiapsiagaan HKB2020

Ayo, Libatkan Dirimu dalam Kesiapsiagaan HKB2020

JAKARTA – Kesiapsiagaan menjadi nilai yang sangat berharga dalam menghadapi setiap potensi bahaya, baik itu bahaya geologi, hidrometeorologi maupun nonalam. Kesiapsiagaan tidak begitu saja terbentuk di dalam diri kita.

Mengikuti latihan merupakan salah satu  upaya untuk membangun kesiapsiagaan. 

Dalam konteks kesiapsiagaan, kita memiliki hari khusus untuk membangun kesiapsiagaan secara massif. BNPB sudah menginisiasi untuk penyelenggaraan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang jatuh setiap tanggal 26 April. Tahun ini akan menjadi tahun ke-4 penyelenggaraan HKB secara nasional. 

BNPB mengajak setiap setiap individu, keluarga, komunitas, NGO, lembaga pemerintah/swasta, lembaga usaha, akademisi dan media massa untuk bersama-sama melakukan satu kegiatan untuk membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya. Secara sederhana latihan dapat dilakukan secara individu, seperti misalnya mengidentifikasi layout tempat tinggal maupun melakukan evakuasi mandiri sesuai dengan rute evakuasi yang ada di sekitar, atau mendiskusikan di dalam keluarga langkah bersama untuk menghadapi bencana. 

Ingat, !!!, Bahwa setiap individu atau anggota keluarga memiliki risiko bahaya yang berbeda. Kapasitas setiap individu ini mempengaruhi tingkat risiko bahkan di dalam lingkup keluarga. 

Kita secara mandiri dapat melakukan latihan untuk membangun kesiapsiagaan. Jangan lupa untuk mendaftarkan dirimu melalui tautan situs berikut ini ==>>https://siaga.bnpb.go.id/hkb/reg_partisipan  

Melalui pendaftaran pada situs di atas, BNPB dapat mengetahui persebaran partisipan sehingga ini dapat memberikan gambaran kapasitas setiap wilayah di Indonesia. HKB 2020 yang bertemakan ‘Penanggulangan Bencana adalah Urusan Bersama,’ bertujuan untuk mengajak semua pihak hingga tingkat individu untuk berlatih dari pukul 10.00 hingga 12.00 di masing-masing tempat di seluruh tanah air.

Tiga aksi yang dapat kita lakukan dalam HKB 2020, antara lain kampanye atau sosialisasi kesiapsiagaan bencana, uji peringatan dini dan latihan evakuasi mandiri. 

Bencana di Indonesia merupakan ancaman nyata setiap individu. Bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin puting beliung merupakan ancaman permanen, sedangkan bencana geologi seperti gempa bumi dan tsunami memiliki catatan historis yang terjadi secara periodik.

Di samping itu, bencana non alam salah satunya wabah seperti penyebaran virus Korono ada di depan mata. Ini semua membutuhkan kesiapsiagaan di tingkat individu, dan untuk kepala keluarga, mereka bertanggung jawab terhadap setiap anggota keluarga untuk selamat.

Ayo kita bersama, ‘Siap untuk Selamat.’ !!!

 

Agus Wibowo 
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB

 

#SiapUntukSelamat 
#KitaJagaALAMjagaKita 
#BudayaSadarBencana

Share Berita

Dipost Oleh W Suratman

Staf Pusdalops BNPB

Post Terkait

Tinggalkan Komentar