Breakfast Meeting dan Sosialisasi Hari Kesiapsiagaan Bencana

Breakfast Meeting dan Sosialisasi Hari Kesiapsiagaan Bencana

Para Peserta Acara Breakfast Meeting, Sesi Foto Bersama usai acara, Kamis (11/04). (sumber foto : panitia HKB2019)

JAKARTA – Bertempat di aula Graha BNPB, Lt.15, Jakarta Timur, Kamis (11/04) di adakan acara breakfast meeting dalam rangka sosialisasi Hari Kesiapsiagaan Bencana. Berbagai perwakilan dari Intansi Pemerintah/Swasta, Lembaga Usaha, NGO, Lembaga Internasional dan Relawan Penggiat Kebencanaan serta tamu undangan lainya, hadir dalam acara tersebut. 

Acara dibuka oleh Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB, B. Wisnu Widjaja. Dalam arahan dan sambutanya, Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB menyampaikan bahwa bencana terus terjadi karena risikonya juga terus bertambah, muncul risiko baru, sementara kita tidak siap. Disamping itu lanjutnya, bencana terjadi dari hal-hal yang remeh, seolah kita tahu dan kita masih beranggapan bahwa bencana terjadi hanya pada orang lain. 

Untuk itu Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana dimulai dari diri kita sendiri, keluarga dan lingkungan.  Beberapa hal yang perlu dilakukan adalah, kenali ancamannya dimanapun kita berada, kenali solusi untuk pengurangan risiko dan penyelamatan diri, buat rencana kesiapsiagaan/SOP/Protap, cek sarana dan prasarana keselamatan diri dan lingkungan. Dan tidak kalah pentinya juga investasi untuk mengurangi risiko, serta latihan kesiapsiagaan bencana. 

Disamping itu B. Wisnu Widjaja, selaku Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB mengajak kepada semua pihak, terutama dari kalangan Lembaga Usaha untuk berkomitmen secara bersama sama dalam kegiatan pengurangan risiko bencana dan kesiapsiagaan bencana, hal ini penting, bukan untuk kepentingan kami, tetapi untuk keberlangsungan usaha Bapak/Ibu semua, jelas Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB. 

“BNPB telah menginisiasi Hari Kesiapsiagaan Bencana sejak tahun 2017, dan untuk tahun 2019 ini, tema yang kita angkat, “Perempuan Sebagai Guru Kesiapsiagaan Bencana, Rumah Menjadi Sekolahnya”, jelas B. Wisnu Widjaja. 

Disamping itu, pada akhir Maret 2019 lalu, BNPB telah mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Srikandi Siaga Bencana, hal ini untuk memperluas kases informasi terkait kebencanaan kepada kaum perempuan. Meningkatkan kapasitas perlindungan diri. Hal ini agar para peserta Srikandi Siaga Bencana mampu menularkan pengetahuannya untuk mendidik keluarga  siaga bencana. Mampu melindungi keluarga dari ancaman bencana dan mampu mendidik masyarakat dis ekitarnya lebih waspada dan siaga bencana. 

Usai pembukaan acara dilanjutkan penyampaian dari Kepala Biro Umum, Bagus Tjahjono sekaligus sharing pengalaman dari para peserta tentang pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. ‘Tetap tenang dan tidak panik’, merupakan point penting ketika terjadi bencana. 

Disesi akhir acara, Kepala Seksi Kebutuhan dan Potensi Sumberdaya BNPB, Novi Kumalasari menyampaikan rencana agenda puncak acara Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019, yang akan dipusatkan di Lembang, Bandung Jawa Barat, melalui berbagai rangkaian kegiatan. Pilihan Lembang Bandung sebagai pusat Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019, karena ada ancaman nyata, ‘Sesar Lembang’, agar kita selalu siap siaga, melalui berbagai upaya meningkatakan kapasitas masyarakat diwilayah tersebut, untuk meminimalisir jumlah korban dan dampak buruk akibat bencana. 

#SiapUntukSelamat
#BudayaSadarBencana 
#KitaJagaALAMJagaKita 
#SrikandiSiagaBencana 
#HKB2019 #HKB26April


Share Berita

Dipost Oleh W Suratman

Staf Pastigana

Post Terkait

Tinggalkan Komentar