Direktorat Penanganan Pengungsi Adakan Simulasi Penanganan dan Pendampingan Pengungsi di Kab Kuningan

Direktorat Penanganan Pengungsi Adakan Simulasi Penanganan dan Pendampingan Pengungsi di Kab Kuningan

KUNINGAN, JAWA BARAT – Dalam rangka pelaksanaan Hari Kesiapsiagaan Bencana, Kedeputian Penganangan Darurat, Direktorat Penanganan Pengungsi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (26/04/2018) mengadakan kegiatan Simulasi Pendampingan Penanganan Pengungsi Akibat Pergerakan Tanah/Longsor di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. 

Kegiatan dipusatkan di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dipimpin langsung oleh Direktur Penanganan Pengungsi BNPB, Tavip Joko Prahoro. Dalam kegiatan tersebut selain dilaksanakan apel kesiapsiagaan juga dilaksanakan kegiatan simulasi/gladi pendampingan penanganan pengungsi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, dengan tim fasilitator dari READY Indonesia. 

Selain Direktur Penanganan Pengungsi, hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit Perlindungan dan Pemberdayaan Pengungsian, Edy Suryawan Purba, beserta jajaran lainya di lingkungan Direktorat Penanganan Pengungsi. Disamping itu juga hadir dari BPBD Kabupaten Kuningan, BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kab. Bandung, BPBD Kab. Subang, BPBD Kab. Bandung Barat, Perangkat Desa Cipakem, Kec. Maleber, Kuningan, Jawa Barat,  dari STIKES Kab.Kuningan dan Tim READY Indonesia, kalangan relawan/NGO serta unsur warga masyarakat sekitar. 

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Penanganan Pengungsi BNPB, memberikan kenang-kenangan untuk para pengungsi secara simbolis berupa, satu set alat memasak (kompor gas), satu set perlangkapan sholat (mukena, sarung dan sjadah), Alqurna, Juz’ama dan buku-buku do’a (keagamaan), alat Permainan Ular Tangga dan Ludo, satu seta peralatan olah raga (raket, kok, dan net) serta emapt buah permainan Predikt. 

Rangkaian kegiatan pendamingan pengungsi di Desa Cipakem,Kec.Maleber, Kab.Kuningan Jawa Barat, juga melibatkan pemangku kepentingan seperti tim traume center BPBD Kab.Kuningan, Ready Indoneis, MDMC, Pramuka Siaga Bencana dan kalangan akademisi, Universitas yang ada di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. 

Kegiatan dibagi menjadi tiga kelompok, pertama, kelompok Bapak-Bapak, untuk teknik memadamkan api, dengan tim pendamping dari BNPB dan Ready Indonesia. Kedua, kelompok ibu-ibu, untuk layanan psikososial dengan dukungan dari trauma center BPBD Kab Kuningan dan BNPB. Serta, ketiga, kelompok anak-anak untuk layanan dukungan psikososial dengan dukungan dari trauma center BPBD Kab.Kuningan dan BNPB. 

Sebagaimana diketahui bahwa wilayah Kabupaten Kuningan dan Jawa Barat umumnya, selain rawan dengan ancaman gerakan tanah dan banjir, juga rawan untuk kebencanaan lainya. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang kebencanaan dan kesiapsiagaan bagi para pengungsi, serta untuk meningkatkan kapasitas pengungsi dalam menghadapi bencana, ketika berada di pengungsian. 

Sekitar pukul 15.30 WIB, rangkaian kegiatan pendamingan penanganan pengungsi tersebut selesai, dan ditutup oleh Kalaksa BPBD Kabupaten Kuningan dan Kasubdit Perlindungan dan Pemberdayaan Pengungsi BNPB.


Share Berita

Dipost Oleh W Suratman

Staf Pastigana

Post Terkait

Tinggalkan Komentar