Jajaran Direksi dan Karyawan PT Transportasi Gas Indonesia Ikut Simulasi Gempa Bumi

Jajaran Direksi dan Karyawan PT Transportasi Gas Indonesia Ikut Simulasi Gempa Bumi

Floor Captain Tampak Sedang Memberikan Pengarahan Kepada Para Peserta Simulasi Gempa Bumi di Gedung Bertingkat di Lingkungan PT.Transportasi Gas Indonesia (Kamis,15/03/2018)

JAKARTA – Jumlah gedung bertingkat, terutama di kota besar seperti Jakarta, begitu banyak. Sementara itu, Jakarta juga memiliki potensi diguncang gempa karena aktivitas sumber gempa di sekitarnya. 

Maka untuk mengantisipasi hal tersebut, JAKARTA RESCUE, Jumat (15/03/2018) menjadi fasilitator untuk pelatihan kesiapsiagaan bencana gempa bumi di lingkungan kantor pusat PT.Transportasi Gas Indonesia, Kamis (15/03/2018), di kawasan Kebonsirih, Jakarta Pusat. 

Sebanyak kurang lebih 160 orang karyawan PT. Transportasi Gas Indonesia mulai dari jajaran Direksi (BOD), karyawan organik dan non organik mengikuti pelatihan simulasi kebencanaan gempa bumi di gedung bertingkat. 

Menurut Hadianto  dari JAKARTA RESCUE selaku fasilitator dalam pelatihan tersebut menegaskan, bahwa untuk mencegah terjadinya kepanikan serta membantu evakuasi dari gedung bertingkat saat terjadi gempa, maka setiap pengelola gedung diwajibkan memiliki tim rescue. 

Lebih lanjut Hadianto juga menyampaikan bahwa Tim Rescue tersebut sebagai Collapse Building Management, dimana tim terdiri dari floor captain dan building commander

Sementara itu, Direktur Utama PT Transportasi Gas Indonesia yang ikut secara langsung dalam latihan dan simulasi tersebut menegaskan bahwa kegiatan simulasi semacam ini harus dilaksanakan juga diseluruh cabang yang ada, disamping itu juga harus ditindaklanjuti dengan adanya pelatihan bagi floor captain dan koordinator lantai. 

Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang pengangkutan gas alam melalui jaringan pipa dengan beberapa cabang yang tersebar di beberapa daerah, serta untuk meningkatkan kinerjanya PT. Transportasi Gas Indonesia, maka faktor keselamatan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana menjadi begitu penting dan harus melekat serta membudaya dilingkungan karyawan dan stakholder yang ada.(*)


 

Share Berita

Dipost Oleh W Suratman

Staf Pastigana

Post Terkait

Tinggalkan Komentar