Kemenko PMK Turut Lakukan Aksi Nyata Kesadaran dan Siap Siaga Bencana dalam Peringatan HKB Ke-3 Tahun 2019

Kemenko PMK Turut Lakukan Aksi Nyata Kesadaran dan Siap Siaga Bencana dalam Peringatan HKB Ke-3 Tahun 2019

Simulasi Kesiapsiagaan dalam Rangka HKB 2019 di Lingkungan Kemenko PMK (sumber foto : Humas Kemenko PMK)

JAKARTA (26/04)--- Tahun 2019 diketahui menjadi kali ketiga diperingatinya Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) di tanah air. Secara rutin digelar setiap tanggal 26 April, HKB diselenggarakan seiring dengan lahirnya Undang-Undang No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang disahkan pada 26 April 2017. Undang-undang ini dinilai sangat penting karena telah melahirkan berbagai legislasi, kebijakan dan program pemerintah yang mendukung kegiatan mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap bencana. Juga, sebagai titik awal perubahan paradigma dan mengubah cara pandang masyarakat Indonesia dalam menyikapi bencana yang semula responsif menuju paradigma pengurangan risiko bencana.
 
Kegiatan utama kampanye HKB ditandai dengan dilaksanakannya latihan atau simulasi kesiapsiagaan bencana secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, seperti latihan evakuasi mandiri, simulasi kebencanaan, uji sirine peringatan dini, uji shelter dan lainnya. BNPB sendiri menargetkan partisipasi masyarakat dalam HKB 2019 sebanyak 50 juta orang. Partisipasi peserta diharapkan dari berbagai kalangan seperti ASN, Pekerja, Profesional, Akademisi, Pengusaha, Anak-anak, Remaja, Dewasa, Lansia, Penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya. Tercatat hingga 25 April 2019, jumlah yang sudah mendaftar sejumlah 53,2 juta partisipan. Rinciannya adalah 44,2 juta dari lembaga pemerintah, 5,4 juta dari sekolah/kampus, dan 2,5 juta orang keluarga. Sejak pertama kali digelar tahun 2017, partisipan HKB tercatat selalu melebihi target.
 
Sebagai lembaga negara, Kemenko PMK juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan aksi nyata HKB setelah terlebih dulu mendaftarkan diri pada panitia nasional HKB BNPB. Aksi nyata HKB Kemenko PMK dilakukan dengan menggelar pelatihan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi dan membunyikan sirine gedung pada pukul 10.00 pagi. Peringatan HKB di Kemenko PMK dihadiri oleh seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Kemenko PMK.
 
“Perlu kita pahami bersama bahwa di lingkungan kantor Kemenko PMK terdapat tiga risiko bencana yaitu gempa bumi, banjir dan kebakaran. Harapan dari latihan hari ini untuk memberikan edukasi pengetahuan kepada Kita agar sadar bencana di sekitar kita dan mengetahui solusi dalam merespon risiko bencana tersebut. Selamat mengikuti latihan kesiapsiagaan bencana gempa bumi, semoga kita sadar bencana,” papar Seskemenko PMK, YB Satya Sananugraha, saat membuka Peringatan HKB di gedung Heritage, Kemenko PMK, Jakarta, Jumat pagi.
 
Peringatan ke-3 HKB Tahun 2019 ini secara nasional menggunakan tagline "Siap untuk Selamat!" sementara HKB Tahun 2019 ini mengusung thema: "Perempuan Menjadi Guru Siaga Bencana, Rumah Menjadi Sekolahnya." Keterlibatan peran kaum perempuan (ibu), menurut Seskemenko PMK, sangat penting karena Perempuan dapat menekan dampak negatif bencana sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di tingkat keluarga.

#SiapUntukSelamat #BudayaSadarBencana 


Sumber : Kemenko PMK 

Link Terkait : http://www.kemenkopmk.go.id/artikel/kemenko-pmk-turut-lakukan-aksi-nyata-kesadaran-dan-siap-siaga-bencana-dalam-peringatan-hkb

 

Share Berita

Dipost Oleh W Suratman

Staf Pastigana

Post Terkait

Tinggalkan Komentar