Kunjungan Anggota DPRD Kabupaten Garut

Kunjungan Anggota DPRD Kabupaten Garut

JAKARTA, (Rabu,16 Januari 2019) – Anggota (DPRD) Kabupaten Garut, berkunjung ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam rangka studi banding, untuk menggali berbagai masukan terkait informasi kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana. 

‘Anggota dewan sebagai mitra Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), perlu menggali berbagai masukan dan informasi tentang kegiatan penanggulangan kebencanaan agar bisa mengimplementasikanya di daerah’. 

Point penting itulah yang menjadi acuan dalam diskusi, kunjungan rombongan anggota dewan (DPRD) Kabupaten Garut ke BNPB, Rabu (16/01/2019). Rombongan anggota dewan diterima langsung oleh Plh.Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Lilik Kurniawan didampingi oleh, Kasubdit Peran Organisasi Sosial & Masyarakat Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Kasubdit Perencanaan Siaga Kesubdit Kesiapsiagaan beserta jajaran lainya. 

Plh.Direktur Kesiapsiagaan, Lilik Kurniawan dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan penanggulangan bencana begitu kompleks, perlunya keterlibatan semua pihak, dalam kegiatan penanggulangan bencana. 

“Hal tersebut digambarkan dengan lambang segitiga biru, yaitu adanya keterlibatan dari pihak pemerintah, lembaga usaha, kalangan akademisi/pendidikan, media masa dan masyarakat, “jelas Lilik Kurniawan . 

Terkait Kabupaten Garut, Plh. Direktur Kesiapsiagaan menyampaikan bahwa tahun 2016, BNPB sudah melakukan kegiatan kesiapsiagaan di Kabupaten Garut, yaitu sekolah sungai dan juga mengajak 1.000 relawan untuk ikut menanam pohon yang dipimpin langsung oleh Bupati Garut pada saat itu. 

Sementara itu terkait SDM di BPBD, kondisi ini tidak saja menjadi problem di Kabupaten Garut semata, tetapi juga problem di daerah lain. BNPB memandang. perlu adanya aturan khsusus bagi ASN yang menjabat di BPBD, minimal 3 (tiga) tahun, dengan demikian pemahaman akan kegiatan penanggulangan bencana yang begitu komplek bisa lebih dipahami. 

Hal ini sebenarnya sudah pernah diusulkan oleh BNPB beberapa tahun lalu ke Depdagri, karena terkait ANS di daerah itu kewenanganya Depdagri. Tugas BPBD di daerah ada fungsi koordinasi dengan OPD lainya. 

Senada dengan Plh.Direktur Kesiapsiagaan, dalam kesempatan tersebut, Kasubdit Perencanaan Siaga, Eny Supartini menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan dalam tahap penanggulangan bencana. BNPB telah menetapkan Hari Kesiapsiagaan Bencana yang dilaksanakan setiap tanggal 26 April. 

Khusus untuk tahun 2019 ini, tema besar yang akan kita angkat adalah peran kaum wanita (ibu) dalam kesiapsiagaan bencana. Hal ini penting, mengingat selama ini dari berbagai pengalaman kejadian bencana, wanita (kaum ibu) mejadi pihak yang paling banyak menanggung risiko ketika terjadi bencana, disamping anak-anak, manula dan kaum berkebutuhan khsusus lainnya. 

Harapanya jajaran anggota dewan (DPRD) Kabupaten Garut bisa ikut berperan aktif dalam mensosialisasikan dan mendorong pemerintah daerah untuk menggarakan jajaranya dalam kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana, 26 April mendatang.

#SiapUntukSelamat
#BudayaSadarBencana
#KitaJagaALAMJagaKita
#HKB2019 #HKB26April 

(tulisan/foto : ratman)

Share Berita

Dipost Oleh W Suratman

Staf Pastigana

Post Terkait

Tinggalkan Komentar