Latihan Evakuasi Mandiri Gema & Tsunami di SMANTIK Banda Gadang Tiku

Latihan Evakuasi Mandiri  Gema & Tsunami di SMANTIK Banda Gadang Tiku

Siswa dan siswi serta para guru peserta latihan evakuasi mandiri di SMANTIK banda Gadang Tiku

AGAM - Guru dan siswa diharapkan dapat menjadi motor ditempat tinggal kita dan lingkungan kita. Lakukan latihan evakuasi mandiri terhadap diri sendiri, keluarga dan komunitas. Latihan simulasi bencana bukan sebagai pertakut tetapi melatih kesiapan kita.

Demikian disampaikan Kepala Pelaksana  BPBD Agam Mhd. Lutfi AR SH.,M.Si saat memberikan pengarahan dihadapan 1.003 orang siswa dan 81 orang guru SMA Negeri 1 Tanjung Mutiara, saat selesai melaksanakan latihan evakuasi mandiri simulasi gempa dan tsunami Selasa (26/2) di kampus SMANTIK Banda GadangTiku.

Kesiapan diri antisipasi bencana itu penting. Bahwa bencana itu tidak saja gempa bumi dan tsunami, tetapi banyak lagi jenis bencana yang perlu kita ketahui ciri-ciri dan sebab musabab asalnya.

Saat terjadi bencana apa saja akan kita lakukan untuk menyelamatkan diri, menyelamat keluarga dan kelompok. Melalui beberapa kali latihan kita  dapat mengetahui dan terbiasa dengan terjadinya bencana yang muncul dihadapan dan sekitar kita. Siapkan segala keperluan yang kita butuhkan selama darurat. Siapkan surat-surat, sehingga saat terjadi darurat bencana kita sudah tau dimana letak barang-barang yabg diperlukan.

Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Mutiara Nasril, M.Pd sebelum pelaksanaan latihan simulasi evakuasi mandiri bagi siswa dan guru, pertama terimakasih dan apresiasi yang luar biasa dimana Tim BPBD Agam mau turun ke sekolah, terutama daerah wilayah rawan bencana di Tanjung Mutiara ini. Ilmu dan keterampilan menghadapi bencana itu penting. 

Kekhawatiran para guru menghadapi bencana ini cukup besar dan perlu pembekalan bagi guru dan siswa. Perempuan menjadi guru, guru siaga bencana dan rumah menjadi sekolahnya. Kata Nasril.

Wakil kesiswaan Sarwin, S.Pd, mengharapkan kepada seluruh siswa, terutama Kelompok Siswa Bencana Sekolah (KSBS) SMANTIK yang tergabung dan menyatu dengan pramuka peduli bencana, kiranya pihak BPBD selalu memberikan bimbingan dan arahan. Kami SMA Tanjung Mutiara siap sukseskan peringatan hari kesiapsiagaan bencana (HKB) tahun 2019, yang jatuh pada 26 April mendatang. 
    
Pernyataan siswa SMA Negeri 1 Tanjung Mutiara ditandai dengan penyampaian pernyataan siap mendukung dan mensukseskan HKB 2019. Awak Siap Awak Salamaik dan #Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita. (Yun.S).

Share Berita

Dipost Oleh W Suratman

Staf Pastigana

Post Terkait

Tinggalkan Komentar