Rapat Koordinasi Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional

Rapat Koordinasi Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional

JAKARTA – Rapat koordinasi kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional di ruang rapat Lantai.15, Graha BNPB Jakarta (Jumat,17/02/2017), dipimpin oleh Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, B. Wisnu Widjaja.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut, perwakilan dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri/Dirjend Otda, Kementerian Sosial, Kementrian PMK, Kementrian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora), Platform Nasional (Planas), Forum PRB DKI Jakarta, perwakilan dari Privat Sector, serta lembaga – lembaga yang terkait penanggulangan bencana, serta tamu undangan lainya. Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiasiagaan BNPB, memaparkan terkait data kebencanaan di Indonesia dalam beberapa tahun terkahir ini, secara detail.

Disamping itu juga disampaikan rencana terkait Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional. Dimana untuk tahun 2017 ini akan dilaksanakan pada tanggal 26 April 2017, adapun lokasi utama yang menjadi tempat pembukaan dan sosialisasi kegiatan adalah di Jakarta sedangkan Geladi/Simulasi Siaga Bencana Nasional dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah di Indonesi pada tanggal 26 April tersebut. Adapun tema Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional adalah “Membangun Kesadaran, Kewaspadaan, dan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana”, dengan tagline #SiapUntuk Selamat ! Selanjutnya kegiatan ini akan dikembangkan menjadi Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional yang diharapkan akan dicanangkan oleh Bapak Presiden RI pada 26 April 2018 mendatang.

Untuk itu Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB berharap agar seluruh daerah dan semua elemen/stakeholder yang melaksanakan kegiatan simulasi dan evakuasi mandiri pada tanggal 26 April 2017 nanti dapat memberikan laporan ke BNPB, baik jumlah peserta, yang disertai foto maupun videonya, sehingga kami akan mendapat datanya secara detail.

Pilihan tanggal 26 April lanjutnya, sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, sekaligus untuk menandai dan memperingati sepuluh tahun ditetapkanya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang merupakan titik awal adanya pergeseran paradigma dari penanganan darurat bencana menjadi peningkatan kesiapsiagaan untuk pengurangan risiko bencana.

Rapat dilanjutkan dengan Working Group Discussion (WGD), dimana masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi bersama kelompoknya masing-masing sebagai rangkaian program kegiatan Persiapan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional. (rat).

Share Berita

Dipost Oleh Super Administrator

Tim Teknologi Informasi - Pusat Analisis Situasi Siaga Bencana (PASTIGANA)

Post Terkait

Tinggalkan Komentar