Rapat Persiapan Latihan Kesiapsiagaan Bencana Bagi Warga Pengungsi di Lokasi Pengungsian

 Rapat Persiapan Latihan Kesiapsiagaan Bencana Bagi Warga Pengungsi di Lokasi Pengungsian

JAKARTA – Dalam rangka mengedukasi warga pengungsi yang terdampak bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di bawah Direktorat Penanganan Pengungsi berencana akan mengadakan pelatihan kesiapsiagaan di lokasi pengungsian, bagi warga pengungsi. Kegiatan ini  sekaligus dalam rangka mendukung kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2018. 

Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi Direktorat Penanganan Pengusi, Rabu (04/04/2018) di lantai 6 Graha BNPB, Jakarta Timur. Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Penanganan Pengungsi, Taviv Joko Prahoro, didampingi Kasubdit Perlindungan dan Pemberdayaan Pengungsi, Edy Suryawan Purba. 

Selain itu rapat dihadiri oleh, Kasubdit Perencanaan Siaga, Eny Supartini selaku penanggungjawab program kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2018, perwakilan dari Direktorat terkait yang ada di BNPB lainya. Juga dari unsur perwakilan BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Kuningan, BPBD Kabupaten Sumedang dan beberapa BPBD lain yang berada di Provinsi Jawa Barat, serta tim dari Ready Indonesia sebagai fasilitator. 

Direktorat Penanganan Pengungsi rencananya akan melaksanakan kegiatan latihan kesiapsiagaan bencana di lokasi pengungsi untuk wilayah Jawa Barat, adapun alternatif daerahnya masih dalam perumusan secara teknis, kemungkinan bisa di dua kabupaten tersebut diatas. 

Rapat dimulai dengan pemamparan terkait Hari Kesiapsiagaan Bencana 2018 oleh Kasubdit Perencanaan Siaga BNPB, Eny Supartini, dilanjutkan arahan dari Direktur Penanganan Pengungsi BNPB, serta dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. 

Direktur Penanganan Pengungsi, Taviv Joko Prahoro menegaskan bahwa kegiatan latihan kesiapsiagaan bencana di lokasi pengungsi ini merupakan kegiatan tambahan, apabila masing-masing BPBD Provinsi maupun Kabupaten/Kota sudah punya agenda tersendiri dalam Hari Kesiapsiagaan Bencana 2018, jangan sampai mengganggu kegiatan Hari Kesiapsiagaan yang memang sejak awal sudah direncanakan. 

“Untuk simulasi bencananya, akan disesuaikan dengan ancaman yang ada di loaksi pengungsian diwilayah tersebut. Yang perlu diperhatikan, perlunya mengadopsi kearifan lokal yang ada didaerah tersebut, ”jelas Direktur Penanganan Pengungsi BNPB. 

Sementara itu Edy Suryawan Purba selaku Kasubdit Perlindungan dan Pemberdayaan Pengungsi menambahkan agar pelatihan ini nantinya dilaksanakan secara fun, melalui bahasa yang sederhana, agar para pengungsi bisa dengan mudah memahaminya dan merasa senang. Disamping itu jangan lupa untuk melibatkan kelompok rentan, penyandang disabilitas, dan nantinya kita juga akan melakukan pra latihan sebelum pelaksanaan latihan itu sendiri. 

“Ini merupakan upaya pemberdayaan pengungsi dari Direktorat Penanganan Pengungsi sebagai upaya mendukung Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2018, karena bagaimanapun HKB ini menjadi tanggung jawab semua bidang yang ada di BNPB, ”jelas Edy Suryawan Purba. 

Udjang Lasmana dari Ready Indonesia selaku tim fasilitator dalam kegiatan pelatihan kesiapsiagaan bencana bagi para pengungsi, mengungkapkan bahwa ini merupakan tantangan tersendiri, untuk pertama kalinya dalam Hari Kesiapsiagaan Bencana dilaksanakan latihan bagi warga pengungsi langsung dilokasi pengungsian. 

Biasanya jelas pria yang diakrab Kang Udjang,  selama ini evakuasi mandiri dalam rangka HKB lebih banyak dilaksanakan di gedung, perkantoran atau sekolah, tetapi ini langsung dilapangan, dimana mitra gladi adalah para pengungsi yang ditempat pengungsian. Sebagai koordinatornya, nantinya juga dari warga pengungsi itu sendiri, termasuk para tim penolong awal pada saat kejadian. Prinsip kita benar-benar akan mencoba menerapkan agar para pengungsi benar-benar memahami dan mampu menolong dirinya sendiri ketika terjadi bencana. 

Kang Udjang, juga menekankan bahwa kegiatan latihan Ini bukan sekedar seremoni, tapi keselamatan dan bagaimana transfer pengetahuan untuk keselamatan kepada para pengungsi, bagaimanapun ancaman ditempat pengungsian tetap ada.

Share Berita

Dipost Oleh W Suratman

Staf Pastigana

Post Terkait

Tinggalkan Komentar